MUI Demak Dikukuhkan, Ulama Harus Jadi Penuntun Umat Dan Penjaga Kebijakan

    MUI Demak Dikukuhkan, Ulama Harus Jadi Penuntun Umat Dan Penjaga Kebijakan
    MUI Demak Dikukuhkan, Ulama Harus Jadi Penuntun Umat Dan Penjaga Kebijakan

    DEMAK – Suasana khidmat nan religius menyelimuti Pendapa Kabupaten Demak saat Ketua Umum MUI Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji, mengukuhkan Pengurus MUI Kabupaten Demak masa khidmah 2026–2031, Sabtu (25/04/2026). 

    Prosesi sakral ini disaksikan langsung oleh Bupati Demak Eisti’anah, Wakil Bupati KH Muhammad Badruddin Ma’shum, Sekda Akhmad Sugiharto, para ulama, serta pengurus MUI se-Kabupaten Demak dalam nuansa penuh harap dan doa.

    Dalam struktur kepengurusan yang dibacakan Sekretaris MUI Jateng Dr H Agus Fathuddin Yusuf, tampuk kepemimpinan diamanahkan kepada KH Arief Cholil sebagai Ketua Umum, didampingi KHM Zainal Arifin Ma’shum (Gus Zen) sebagai Wakil Ketua Umum. Formasi ini diperkuat jajaran ketua, sekretaris, bendahara, hingga komisi-komisi serta Dewan Pertimbangan yang dihuni tokoh lintas ormas dan ulama kharismatik.

    Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji dalam amanatnya menegaskan posisi strategis MUI sebagai penyangga moral umat dan mitra kritis pemerintah. “MUI adalah khadimul ummah, pelayan umat yang wajib menjaga kemurnian akidah dan meningkatkan literasi keagamaan. Sekaligus shadiqul hukumah, mitra pemerintah yang mendukung program yang maslahat, namun juga berani meluruskan kebijakan yang menyimpang dari kepentingan umat, ” tegasnya penuh wibawa.

    Lebih jauh, ia menghimbau sinergi konkret antar lembaga keumatan. “Kami mengajak Baznas Kabupaten Demak untuk bersinergi bersama MUI dalam menguatkan program kesehatan, pendidikan, dan ekonomi umat. Ini bukan sekadar kerja administratif, tetapi ikhtiar suci membangun kesejahteraan umat secara menyeluruh, ” ujarnya dengan nada harap yang mendalam.

    Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas pengukuhan tersebut. “Saya merasa bersyukur dan berbahagia karena dalam menjalankan amanah pemerintahan, saya didampingi para kiai dan alim ulama, bahkan sebagian adalah guru saya sendiri. Dengan kebersamaan ini, saya yakin harmonisasi masyarakat Demak yang beragam dapat terjaga dengan baik, ” ungkapnya tulus.

    Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Demak KH Arief Cholil menegaskan kesiapan jajarannya mengemban amanah besar. “Kehadiran para ulama, akademisi, praktisi, dan unsur pemerintahan dalam kepengurusan ini menjadi kekuatan besar untuk menjalankan tugas sebagai pelayan umat sekaligus mitra pemerintah secara profesional dan berintegritas, ” tegasnya.

    Pengukuhan yang dilanjutkan dengan halal bihalal dan rapat kerja ini menjadi titik awal perjalanan pengabdian. “Mari kita jadikan amanah ini sebagai ladang ibadah, memperkuat ukhuwah, menjaga umat, dan mengawal kebijakan dengan nurani. Jangan pernah lelah menjadi pelita di tengah zaman, ” menjadi pesan moral yang menggema, mengajak seluruh elemen untuk bersatu dalam keberkahan dan kemaslahatan.

    (Agus F/Djarmanto-YF2DOI)

    demak mui ulama indonesia
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Personel Koramil 12/Mranggen Memanfaatkan...

    Artikel Berikutnya

    Semarak HBP ke-62 Rudem, Dari Zoom Nasional...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Rudem Gandeng Disdukcapil Rekam E-KTP Warga Binaan
    Menapak Jalan Harapan di Desa Puro: Dansatgas TMMD Pastikan Pembangunan Berdampak Nyata bagi Warga
    Audiensi HMI di Makodam Diponegoro: Perkuat Sinergi Mahasiswa dan TNI Hadapi Tantangan Kebangsaan
    Semarak HBP ke-62  Rudem, Dari Zoom Nasional hingga Tasyakuran Meriah Bersama Stakeholder
    Abdullah Rasyid: Transformasi di Balik Jeruji, Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan

    Ikuti Kami