DEMAK - Guna memperkuat respons cepat terhadap potensi bencana di wilayah, Kodim 0716/Demak menggelar Latihan Teknis Pemadam Kebakaran. Kegiatan ini dipusatkan di Makodim 0716/Demak, Jl. Kiyai Singkil No.1 Demak, pada Rabu (15/4/2026).
Latihan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut diikuti oleh sedikitnya 50 personel Babinsa dari jajaran Koramil yang telah ditunjuk sebagai Regu Pemadam Kebakaran. Program ini bertujuan untuk mengasah kemampuan teknis serta meningkatkan profesionalisme aparat teritorial dalam menangani kondisi darurat kebakaran di wilayah binaan masing-masing.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Dandim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansah, S.Sos., M.Han., Hadir sebagai narasumber dan instruktur, Koordinator lapangan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Demak Muh Imron, serta tim peraga dari Dinas Damkar Kabupaten Demak.

Materi latihan diberikan secara komprehensif dalam dua sesi utama. Pada sesi pertama, peserta menerima teori dasar terkait formasi regu pemadam kebakaran. Materi meliputi pemahaman jenis-jenis kebakaran, teknik pencegahan, penggunaan alat pelindung diri, hingga prosedur keselamatan saat bertugas.
Selanjutnya, pada sesi praktik lapangan, para Babinsa mengikuti simulasi teknik pemadaman api, formasi regu penanganan kebakaran, serta tata cara pengoperasian alat kelengkapan (alkap) pemadam kebakaran di lapangan Makodim. Dalam simulasi tersebut, peserta dilatih untuk bergerak cepat, terkoordinasi, dan tetap mengutamakan keselamatan diri maupun warga sekitar.
Dalam arahannya, Dandim Letkol Arm Dony menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Kodim 0716/Demak dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di daerah.
“Melalui latihan ini, para Babinsa diharapkan mampu memahami prosedur serta mengaplikasikan teknik pemadaman di lapangan secara tepat dan cepat apabila terjadi kebakaran di wilayahnya masing-masing, ” ujar Dandim.
Ia menambahkan, kebakaran merupakan salah satu potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja, terutama di wilayah padat penduduk dan kawasan industri. Oleh karena itu, kesiapsiagaan aparat di tingkat teritorial menjadi faktor penting dalam meminimalisir dampak kerugian, baik materiil maupun korban jiwa.
Menurutnya, sinergi antara TNI dan Dinas Pemadam Kebakaran menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem deteksi dini serta respons cepat di tengah masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan pola penanganan yang terpadu, mulai dari pelaporan, evakuasi awal, hingga proses pemadaman sebelum bantuan skala besar tiba di lokasi kejadian. (Pendim0716)

Updates.